Ternate – Ir. Gajali Abd Mutalib kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Maluku Utara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) III APINDO Maluku Utara yang digelar di Muara Mall lantai 6, Kota Ternate. Minggu (25/10).
Musprov III APINDO Maluku Utara mengusung tema “Mendorong Daya Saing Pengusaha Daerah, Kepastian Investasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir. Setelah terpilih, Gajali bersama jajaran pengurus DPP APINDO Maluku Utara dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO, Shinta Widjaja Kamdani.
Acara pengukuhan turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A. Kadir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku Utara, serta Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Tjoanda berharap APINDO pusat dapat memberikan program-program konkret untuk mendukung pengembangan APINDO di Maluku Utara.
Ia juga berharap APINDO Maluku Utara terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota, terutama dalam mengembangkan produk-produk daerah agar semakin berdaya saing dan dapat dipasarkan dengan harga yang ekonomis.
Sementara itu, Ketua Umum DPN APINDO, Shinta Widjaja Kamdani, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus DPP APINDO Maluku Utara yang baru dikukuhkan, termasuk jajaran Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) di seluruh wilayah Maluku Utara.
Menurutnya, salah satu misi utama APINDO adalah mendorong kegiatan usaha yang kompetitif dan berkelanjutan untuk menciptakan lapangan kerja.
Karena itu, ia berharap pengurus APINDO Maluku Utara mampu memperkuat peran dunia usaha dalam membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di sisi lain, Ketua DPP APINDO Maluku Utara periode 2026–2031, Gajali Abd Mutalib, menegaskan bahwa pihaknya akan membentuk satuan tugas (satgas) bersama pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat untuk memperkuat koordinasi dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pengusaha.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat satgas di tingkat nasional juga akan dibentuk untuk mempertemukan kepentingan pengusaha daerah dan nasional dengan pemerintah.
“Satgas itu mempertemukan keinginan kita bersama biar ada solusi dan ada jalan. Ujung-ujungnya kita kerja sama antara pengusaha daerah, provinsi, dan nasional,” tegas Gajali.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mendorong masuknya investasi sekaligus memperkuat posisi pengusaha lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ini langkah konkret agar peluang yang sudah dibicarakan segera terwujud,” pungkasnya. (Tim/Red).
