Truk Diduga Rem Blong di Tanjakan Ngade, Pengendara Mio Tewas Terlindas

Ternate – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk roda enam dan sepeda motor Yamaha Mio terjadi di samping Asrama Haji, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu malam (24/10). Peristiwa tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor berinisial MA (37) meninggal dunia.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate Iptu Ekan Mukadar menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk bermuatan barang elektronik yang ditumpangi tiga orang melintasi jalan menanjak di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal, truk tersebut diduga tidak mampu melewati tanjakan hingga bergerak mundur. Saat itu, sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai korban berada tepat di belakang truk sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Korban kemudian terlindas dan terseret sejauh kurang lebih lima meter. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

Personel Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Satlantas Polres Ternate tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.10 WIT untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Berdasarkan keterangan awal pengemudi, truk mengalami gangguan pada sistem pengereman atau diduga rem blong saat melintasi tanjakan,” demikian penjelasan kepolisian. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih didalami.

Polisi telah mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, membuat laporan, serta melakukan olah TKP. Pengemudi truk berinisial AA juga telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Ternate untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing satu unit truk roda enam bernomor polisi DG 8212 UW dan sepeda motor Yamaha Mio tanpa pelat nomor. Diketahui, pengemudi truk, korban, dan beberapa orang lainnya merupakan satu rombongan yang sedang mengantarkan barang-barang elektronik ke tempat tujuan.

Setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, untuk disemayamkan.

Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut berdasarkan perkiraan awal mencapai sekitar Rp150 juta. Kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kecelakaan dan menentukan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polres Ternate mengimbau para pengemudi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman. Pengemudi juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan menanjak maupun menurun serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Masyarakat diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. (Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *