Makmur Gamgulu Pasang Target Menang di Musda VII Golkar Kota Ternate

Ternate – Makmur Gamgulu menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate pada Musyawarah Daerah (Musda) VII yang dijadwalkan berlangsung Senin (12/10/2026). Mantan anggota DPRD Kota Ternate itu mengklaim telah mengantongi dukungan tujuh dari total 14 pemegang hak suara, modal yang diyakininya cukup untuk memenangkan kontestasi.

Dengan bekal pengalaman sebagai mantan legislator dan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Makmur optimistis mampu memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut di tingkat kota.

“Saya sudah mengantongi tujuh pemegang hak suara pada Musda ini. Saya pastikan menang dan memimpin Partai Golkar Kota Ternate,” ujar Makmur kepada wartawan di Ternate, Minggu (11/10/2026).

Makmur menegaskan, keyakinannya bukan sekadar pernyataan politik menjelang pemilihan. Ia menyebut dukungan yang diklaim telah diperolehnya berasal dari separuh pemegang hak suara yang akan menentukan kepemimpinan Golkar Kota Ternate untuk periode mendatang.

“Dari 14 suara yang memberikan hak suara di Musda pada tanggal 12 Oktober 2026 besok, saya sudah mengantongi tujuh suara. Jadi nanti lihat besok. Saya kira ini klir dan saya konsisten menang,” katanya.

Klaim tersebut menempatkan Makmur sebagai salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate. Dengan komposisi 14 pemegang hak suara, perolehan tujuh dukungan yang disebutnya telah dikantongi menjadi salah satu faktor penting dalam membaca peta persaingan menjelang pelaksanaan Musda.

Meski demikian, realisasi dukungan tersebut masih akan diuji dalam forum Musda. Hasil akhir tetap bergantung pada proses pemilihan dan keputusan para pemegang hak suara yang memiliki kewenangan menentukan ketua terpilih.

Di tengah menguatnya posisi Makmur dalam peta kontestasi, dinamika pencalonan juga masih diwarnai ketidakpastian terkait status Amin Subuh dan Bahtiar Mole Tahir. Kedua nama tersebut disebut masih menunggu diskresi dari DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara karena belum memenuhi persyaratan pengalaman kepengurusan selama satu periode atau lima tahun di Partai Golkar.

DPD I Partai Golkar Maluku Utara di bawah kepemimpinan Alien Mus menjadi pihak yang dinantikan keputusannya terkait pemberian diskresi tersebut. Hingga Sabtu (10/10/2026), diskresi yang dimaksud diketahui belum diterbitkan, sementara tahapan pengembalian dan verifikasi berkas pencalonan telah berakhir pada 9 Oktober 2026.

Situasi ini membuat dinamika menjelang Musda VII semakin menarik. Di satu sisi, Makmur tampil dengan keyakinan atas dukungan yang diklaim telah dikantonginya. Di sisi lain, kepastian status pencalonan figur lain masih menjadi bagian penting yang dapat memengaruhi konfigurasi persaingan.

Musda VII DPD II Partai Golkar Kota Ternate dijadwalkan berlangsung di Hotel Bela, Kota Ternate. Selain menentukan figur yang akan memimpin partai, forum tersebut juga menjadi momentum untuk menguji soliditas internal serta konsistensi penerapan aturan organisasi dalam proses pencalonan.

Dengan klaim tujuh dukungan dan pengalaman politik yang dimilikinya, Makmur Gamgulu menunjukkan keseriusannya untuk merebut kursi ketua. Kini, perhatian tertuju pada pelaksanaan Musda, yang akan membuktikan sejauh mana dukungan tersebut mampu diterjemahkan menjadi kemenangan dalam perebutan kepemimpinan Golkar Kota Ternate. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *