Ternate – Semangat pelajar Kota Ternate dalam menyuarakan pentingnya literasi dan bahaya narkoba terlihat dalam Gerakan Literasi Pelajar bertajuk “Milenial Cerdas, Hindari Narkoba”. Kegiatan yang digelar melalui Lomba Cipta dan Baca Puisi serta Lomba Desain Poster tingkat SMP/MTs se-Kota Ternate itu melahirkan sejumlah pelajar sebagai pemenang.
Pada kategori Lomba Cipta dan Baca Puisi, Nurul Syifa Yunus dari SMP Negeri 1 Ternate berhasil meraih Juara I melalui karya berjudul “Maha Karya Kehancuran”. Juara II diraih Humaira Maharani Tawakkal dari SMP Negeri 7 Ternate dengan puisi “Hilang Akal”, sementara Juara III diraih Ghaisan Apriandy Fabanyo dari SMP Putra Bahari melalui karya “Sajak-Sajak untuk Generasi”.
Kategori juara favorit juga menghadirkan tiga pelajar. Muthia Teapon dari SMP Alkhairat menjadi Juara Favorit I melalui karya “Lentera Kata, Jiwa yang Merdeka”. Juara Favorit II diraih Tanessa Maria Thelly dari SMP Katolik dengan karya “Benteng Berdasi”, sedangkan M. Fahrezi A. Hasan dari SMP IT Instama meraih Juara Favorit III lewat puisi “Racun Narkoba Perlahan Mengerogoti Masa Depan”.
Sementara pada kategori Lomba Desain Poster, Nhadira Humayra M. Nur dari SMP Negeri 1 Ternate keluar sebagai Juara I dengan karya “Jangan Gunakan Narkoba karena Narkoba adalah Musuh Masa Depan”.
Juara II diraih Ghania Najwannisa dari SMP Negeri 1 Ternate melalui poster “Menjadi Hebat Tanpa Narkoba, Generasi Berprestasi dengan Literasi”. Sedangkan Juara III diraih Annisa Sabrina Zahra dari SMP Negeri 7 Ternate dengan karya “Jangan Biarkan Narkoba Mengendalikanmu”.
Untuk kategori Juara Favorit Desain Poster, Sandi Joisangaji dari SMP Negeri 7 Ternate menempati posisi pertama dengan karya “Milenial Cerdas Hindari Narkoba”. Posisi kedua diraih Rafa Sauqan Mahasuri dari SMP Negeri 4 Ternate melalui karya “Seba Afa Narkoba”, dan posisi ketiga diraih Nursafitri Maulitu dari SMP Negeri 2 Ternate dengan karya “Dua Sisi Pengguna Narkoba”.
Penggagas kegiatan melalui Nurlaela Syarif Foundation, Nurlaela Syarif, mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keberanian pelajar menuangkan gagasan melalui puisi dan desain poster menunjukkan bahwa literasi dapat menjadi sarana untuk membangun kreativitas sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif.
Nurlaela Syarif, S.Sos., M.M., berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan. Semangat membaca, menulis dan berkarya diharapkan terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan ruang untuk berekspresi, berpikir dan menghasilkan karya. Kita ingin literasi menjadi kebiasaan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang cerdas dan menjauhi narkoba,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sekolah, dewan juri dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komunitas Cabu Literasi Rempah, Sua dan Nomat, kawasan Cagar Budaya Benteng Oranje, Ternate, tersebut turut mendapat dukungan dari Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Ny. Rusni Sarbin.
Melalui kegiatan ini, pesan “Milenial Cerdas, Hindari Narkoba” tidak hanya disampaikan melalui rangkaian acara, tetapi juga dituangkan langsung dalam karya para pelajar. Puisi dan poster yang dihasilkan menjadi bentuk kreativitas sekaligus kampanye edukatif agar generasi muda memilih aktivitas positif dan menjauhkan diri dari narkoba. (Tim/GF)
