Tak Terima Ditegur Saat Mabuk, Pria di Ternate Aniaya Pacar hingga Babak Belur

Ternate – Seorang perempuan berinisial AD (20), warga Kota Ternate, melaporkan kekasihnya berinisial Aril ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Ternate Selatan atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

Laporan tersebut disampaikan AD pada Senin (7/9). Penganiayaan diduga terjadi setelah korban menegur pelaku yang dalam kondisi mabuk saat menghadiri pesta ronggeng di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, pada Minggu malam.

Menurut keterangan korban, pesta tersebut dihentikan oleh tuan rumah karena waktu sudah larut. Pelaku yang diduga berada di bawah pengaruh alkohol kemudian disebut tidak terima dan mulai membuat keributan.

Korban yang berusaha menenangkan pelaku justru terlibat cekcok. Pelaku kemudian diduga menampar korban di lokasi pesta.

“Dia mabuk malam itu dan membuat resah karena tidak terima pesta ditutup. Saya mencoba melerai, tetapi dia malah langsung menampar saya,” ungkap AD.

Kekerasan diduga kembali terjadi pada Senin dini hari di sebuah rumah kos di Kelurahan Kayu Merah. Di lokasi tersebut, pelaku disebut kembali menganiaya korban dengan memukul bagian kepala sebanyak lima kali.

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku diduga meninggalkan lokasi dan membawa koper berisi pakaian milik korban.

“Saat berada di kos, dia memukul kepala saya sebanyak lima kali. Setelah itu, dia langsung pergi membawa koper pakaian saya,” kata AD.

AD menyebut hubungan dirinya dengan pelaku sebelumnya tidak sedang bermasalah. Ia menduga penganiayaan tersebut terjadi karena pelaku kehilangan kendali setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Terpisah, Kapolsek Ternate Selatan IPTU Irwan Ahdi membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Menurut Irwan, polisi telah meminta keterangan dari korban dan mengamankan pelaku untuk kepentingan penyelidikan.

“Untuk korban sudah kami mintai keterangan. Sementara pelaku sudah kami amankan. Dia dalam kondisi mabuk pada saat diamankan. Kalau mabuknya sudah hilang, baru kita mintai keterangannya,” jelas Irwan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kronologi dan dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. (Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *